PENGARUH DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK TERHADAP DAYA SAING PRODUK PADA UMKM MAKANAN RINGAN AROMANIS KEMBAR BAROKAH DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT
DOI:
https://doi.org/10.23969/bp.v8i1.60759Keywords:
digital marketing, inovasi produk, daya saing produk, UMKM, makanan tradisionalAbstract
UMKM makanan ringan semakin dituntut memanfaatkan pemasaran digital dan melakukan inovasi produk secara berkelanjutan agar mampu mempertahankan daya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital marketing dan inovasi produk terhadap daya saing produk pada UMKM Aromanis Kembar Barokah di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan 100 konsumen sebagai responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi linear berganda, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing produk (B = 0,208; β = 0,253; t = 2,889; p = 0,005), sedangkan inovasi produk memberikan pengaruh positif yang lebih kuat (B = 0,634; β = 0,619; t = 7,066; p < 0,001). Model penelitian mampu menjelaskan 68,5% variasi daya saing produk. Secara deskriptif, pemesanan daring, label halal, keterjangkauan harga, dan ketepatan pengiriman dinilai baik, tetapi konten media sosial, jangkauan merek, penanganan keluhan, variasi rasa, dan akses lokasi masih perlu diperbaiki. Penelitian menegaskan pentingnya integrasi komunikasi digital dan inovasi berbasis kebutuhan pasar untuk memperkuat daya saing UMKM makanan tradisional.







