MOTIVASI DAN TANTANGAN GENERASI Z DALAM BERPARTISIPASI DI ASOSIASI PROFESI
DOI:
https://doi.org/10.23969/bp.v8i2.68632Keywords:
generasi z, asosiasi profesi, keterlibatan, pengembangan karir, jejaring profesionalAbstract
Generasi Z merupakan kelompok yang semakin memasuki dunia profesional dan memiliki kebutuhan terhadap pengembangan kompetensi, jejaring, serta informasi yang mendukung perkembangan karier. Dalam konteks tersebut, asosiasi profesi dapat menjadi wadah untuk mendukung keterlibatan dan pengembangan profesional Generasi Z. Namun, ketertarikan terhadap asosiasi profesi tidak selalu berujung pada keanggotaan atau keterlibatan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi dan tantangan Generasi Z dalam berpartisipasi pada asosiasi profesi serta membandingkan persepsi antara anggota aktif dan non-anggota. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 partisipan Generasi Z berusia 18–28 tahun di Kota Bandung, yang terdiri atas lima anggota aktif dan lima non-anggota. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola pengalaman dan persepsi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi keterlibatan Generasi Z terutama berkaitan dengan pengembangan kompetensi profesional, pembentukan jejaring, serta akses terhadap informasi dan peluang karier. Sementara itu, keterlibatan dipengaruhi oleh keterbatasan waktu, biaya, dan kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan individu. Anggota aktif menilai manfaat asosiasi berdasarkan pengalaman langsung, sedangkan non-anggota lebih banyak mempertimbangkan manfaat dan relevansi keanggotaan berdasarkan informasi serta ekspektasi yang dimiliki. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan Generasi Z dalam asosiasi profesi berkembang secara bertahap dan dipengaruhi oleh nilai yang dirasakan serta kesesuaian manfaat dengan kebutuhan dan sumber daya individu







