KAPITAL SOSIAL DAN INTERGENERATIONAL CLOSURE DALAM KEBERHASILAN PENDIDIKAN ANAK PADA KELUARGA DENGAN FUNCTIONAL FATHERLESS
DOI:
https://doi.org/10.23969/humanitas.v8i1.42677Keywords:
Social Capital, Intergenerational Closure, Extended Family, Prestasi BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan menguji peran kapital sosial dalam pencapaian pendidikan anak pada keluarga dengan functional fatherlessness. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan terhadap tiga keluarga dengan anak usia sekolah di Desa Pasirmae, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang. Analisis dilakukan menggunakan konsep intergenerational closure dari Coleman untuk menilai keberfungsian jaringan pengasuhan, serta teori praktik Bourdieu untuk memahami pembentukan praktik belajar anak di rumah dan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Keluarga 1, substitusi horizontal oleh kakak kandung membentuk mekanisme pengawasan belajar yang konsisten; pada Keluarga 2, substitusi vertikal melalui nenek yang tinggal serumah memperkuat koordinasi norma dan dukungan emosional; sedangkan pada Keluarga 3, ketiadaan figur substitutif menyebabkan lemahnya pengawasan dan rendahnya prestasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan anak sangat ditentukan oleh keberfungsian intergenerational closure dalam mengaktifkan kapital sosial keluarga.
KATA KUNCI: Social Capital, Intergenerational Closure, Extended Family, Prestasi Belajar.







