MANAJEMEN MUTU PROGRAM KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA (Studi Kasus di SDN Angkasa 06 Margahayu Kabupaten Bandung)
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39401Keywords:
quality management, school leadership, literacy programAbstract
This study examines the quality management of the school principal’s literacy program in improving students’ literacy skills at SDN Angkasa 06 Margahayu, Bandung Regency. A qualitative approach with a case study design was employed to explore the planning, implementation, evaluation, follow-up actions, as well as challenges and solutions related to the management of the school literacy program. Data were collected through participatory observations, semi-structured interviews, and document analysis involving the principal and teachers. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques through data reduction, data organization, and interpretative analysis. The findings reveal that the literacy program has been implemented in accordance with the Plan–Do–Check–Act (PDCA) quality management cycle; however, several aspects remain suboptimal. Program planning was not fully grounded in systematic literacy needs assessment, implementation encountered constraints related to teacher participation and supporting facilities, and evaluation activities tended to be administrative with limited evidence-based follow-up. Key challenges included limited human resources and inadequate literacy infrastructure. To address these issues, the principal adopted improvement strategies such as enhancing teachers’ professional capacity, optimizing literacy-related facilities, and strengthening collaboration among teachers, parents, and other school stakeholders. The study concludes that systematic, participatory, and sustainable quality management of school-based literacy programs is essential for improving elementary students’ literacy outcomes.
Downloads
References
A. Buku
Arcaro, J. S. (2005). Quality in education: An implementation handbook. CRC Press.
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving organizational effectiveness through transformational leadership. Sage Publications.
Beers, C. S. (2009). A principal’s guide to literacy instruction. Guilford Press.
Bush, T. (2011). Theories of educational leadership and management (4th ed.). Sage Publications.
Crosby, P. B. (1996). Quality is still free: Making quality certain in uncertain times. McGraw-Hill.
Deming, W. E. (1986). Out of the crisis. MIT Press.
Fattah, N. (2013). Sistem penjaminan mutu pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Fullan, M. (2016). The new meaning of educational change (5th ed.). Teachers College Press.
Goetsch, D. L., & Davis, S. B. (2014). Quality management for organizational excellence: Introduction to total quality (7th ed.). Pearson Education.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational administration: Theory, research, and practice (9th ed.). McGraw-Hill.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2012). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Bumi Aksara.
Mulyasa, E. (2013). Menjadi kepala sekolah profesional. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2017a). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Bumi Aksara.
Mulyasa, E. (2017b). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
Oakland, J. S. (2014). Total quality management and operational excellence: Text with cases (4th ed.). Routledge.
Purwanto, N. (2017). Administrasi dan supervisi pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Sagala, S. (2013). Manajemen strategik dalam peningkatan mutu pendidikan. Alfabeta.
Sallis, E. (2012). Total quality management in education (3rd ed.). Routledge.
Sanusi, A. (2017). Sistem nilai dalam pendidikan: Landasan filosofis dan praktis pengembangan pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.
Wahjosumidjo. (2011). Kepemimpinan kepala sekolah: Tinjauan teoretik dan permasalahannya. Rajawali Pers.
Wahjosumidjo. (2019). Kepemimpinan kepala sekolah: Tinjauan teoretik dan permasalahannya. Rajawali Pers.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
B. Jurnal Ilmiah
Astuti, R. (2021). Evaluasi implementasi gerakan literasi sekolah di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145–156.
Budianto, A. (2019). Manajemen program peningkatan minat baca siswa di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 55–66.
Fauzi, M. (2020). Identifikasi kendala pelaksanaan gerakan literasi sekolah di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 101–112.
Hallinger, P. (2003). Leading educational change: Reflections on the practice of instructional and transformational leadership. Cambridge Journal of Education, 33(3), 329–352.
Hasibuan, R. (2020). Kepemimpinan kepala sekolah dalam menggerakkan gerakan literasi sekolah. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 8(1), 23–34.
Herlina, S. (2023). Strategi kepemimpinan literasi kepala sekolah dalam meningkatkan budaya baca siswa. Jurnal Administrasi Pendidikan, 30(1), 67–79.
Hidayat, A., & Nurhayati, S. (2020). Pemanfaatan sarana literasi sekolah dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–156.
Jumali, J., Suryadi, A., & Hidayat, R. (2023). Supervisi akademik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran literasi di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 123–135.
Kusumawati, D. (2022). Kompetensi guru dalam kegiatan literasi sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(2), 134–146.
Nisa, K., Imron, A., & Sobri, A. Y. (2023). Supervisi akademik berbasis digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran literasi. Jurnal Administrasi Pendidikan, 30(1), 45–56.
Pratiwi, R. D. (2019). Kepemimpinan kepala sekolah dalam penguatan budaya literasi di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 23–34.
Puspitasari, D., & Rohmat, D. (2021). Implementasi siklus PDCA dalam program literasi sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 98–109.
Rahmawati, L. (2019). Peran kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 88–99.
Sari, N., & Putra, A. (2021). Pelaksanaan program literasi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 41–52.
Suryani, T., & Wibowo, A. (2021). Peran guru dalam implementasi program literasi sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 211–222.
Wijaya, H. (2021). Supervisi akademik dan pengaruhnya terhadap kemampuan literasi siswa. Jurnal Supervisi Pendidikan, 6(2), 90–102.
Wulandari, R., & Hadi, S. (2024). Digitalisasi program literasi dan pengaruhnya terhadap motivasi membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 67–79.
Yuliana, T. (2022). Manajemen mutu sekolah dan pencapaian literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Penjaminan Mutu Pendidikan, 4(1), 15–27.
C. Peraturan dan Dokumen Kebijakan
Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks pembangunan literasi masyarakat Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Gerakan literasi nasional: Materi pendukung literasi baca tulis. Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2007a). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. Kemendiknas.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2007b). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Kemendiknas.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Kebijakan Merdeka Belajar. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan pembelajaran dan asesmen. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Laporan hasil asesmen nasional. Kemendikbudristek.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2021 tentang Standar Penilaian Pendidikan.
Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wiedarti, P., et al. (2016). Desain induk gerakan literasi sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















