Akulturasi Budaya: Analisis Penerimaan Nilai-Nilai Islam dalam Tradisi Lokal Petik Laut di Pesisir Pantai Paseban
Keywords:
Petik Laut, Tradisi Islam, Pantai PasebanAbstract
Penelitian ini menganalisis bentuk akulturasi antara nilai-nilai Islam dan tradisi lokal Petik Laut di masyarakat pesisir Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tradisi ini, yang dilaksanakan setiap bulan Muharram atau Suro, merupakan ritual syukur atas rezeki laut melalui prosesi larung sesaji yang diintegrasikan dengan elemen Islam seperti istighosah, pembacaan Al-Qur'an, doa bersama, dan tasyakuran. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan akulturasi berupa sinkretisme religius-budaya, di mana elemen animisme pra-Islam diubah menjadi bentuk tauhid, seperti interpretasi sesaji sebagai sedekah dan penambahan dzikir untuk menghindari syirik. Persepsi masyarakat positif, dengan 82-90% responden melihat integrasi ini memperkaya identitas budaya, meningkatkan solidaritas sosial, dan memperkuat nilai spiritual seperti syukur serta gotong royong. Penerimaan tinggi didukung oleh partisipasi komunal dan peran tokoh agama. Faktor keberhasilan akulturasi meliputi dialog musyawarah sejak 2017 oleh Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, dukungan sosial-ekonomi melalui pariwisata, interpretasi Qur'anik maritim, pelestarian identitas budaya, dan harmonisasi antaragama. Pembahasan menyimpulkan bahwa tradisi tetap eksis sebagai model harmoni budaya-religius, mempromosikan moderasi beragama, keberlanjutan lingkungan, dan pendidikan nilai Islam di tengah masyarakat religius pesisir.
Downloads
References
Anggraini, I. S. (2025). Tradisi Petik Laut Banyuwangi : Negosiasi Religiusitas dan Budaya Kehidupan Nelayan. 8(4), 721–731.
Ariadi, H., Mujtahidah, T., & Hidayati, S. (2022). Pelaksanaan Tradisi Petik Laut Nelayan Hindu dan Islam Dalam Korelasi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir di Jembrana. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 12(2), 137. https://doi.org/10.15578/jksekp.v12i2.11315
Bakir, M., Ludfi, L., & Kahar, A. (2024). Maritime Qur’Anic Interpretation in Coastal Rituals: a Case Study of the Sea Offering Tradition in Madura. MUSHAF: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan, 5(1), 151–180. https://doi.org/10.33650/mushaf.v5i1.11163
Clarissa Ayu Fitri Ramadhani, FX Sri Sadewo, & Kholida Ulfi Mubaroka. (2025). Petik Laut as Cultural Resilience: Balancing Tradition and Modern Life in the Coastal Community of Banyuwangi, Indonesia. Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 10(2), 629–648. https://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/jf/article/view/6620
Fitria, N. J. L. (2024). Petik Laut Tradition: Cultural Resilience and Religious Practices in East Java. Multicultural Landscape, 1(1), 1–20.
Hanifah, A., & Nurdin, M. A. (2024). Islamisasi Tradisi Sedekah Laut Studi Kasus Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Inklusiva: Jurnal Studi Agama-Agama, 2(1), 45–64. https://doi.org/10.15408/ijsaa.v2i1.41432
Hidayat, A. Z. (2024). Tradisi Sedekah Laut di Pantai Teluk Penyu: Akulturasi Budaya dan Dinamika Konflik Sosial. Journal of Social Movements, 1(2), 140–148. https://journals.akademia.or.id/index.php/jsm/article/view/33
Ikhwan, W. K., & Hani’ah. (2022). Cultural Values In Petik Laut Tradition South Coastal Communities In Madura Island. International Conference Of Humanities And Social Science (ICHSS), 2, 119–127. https://programdoktorpbiuns.org/index.php/proceedings/article/view/137
Juliana, I., Safitri, N. L., & Fadillah, W. (2023). Interaksionisme Simbolik Masyarakat Pesisir Dalam Tradisi Petik Laut. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 1(2), 218–232.
Nurmalasari, E. (2023). Nilai Kearifan Lokal Upacara Petik Laut Muncar Sebagai Simbol Penghargaan Nelayan Terhadap Limpahan Hasil Laut. Artefak, 10(1), 43–54.
Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif : Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.
Rahil Syira Roudhlotul Janah, Salsabila Phytagora Athariq, Siti Aliza Nuraini Wahdini, & Yulianisa Amelia Fasya. (2024). Akulturasi Tradisi Sedekah Laut di Kabupaten Cilacap Dengan Hukum Islam. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(4), 70–78. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i4.431
Ridwan, A. (2024). Analisis Tradisi Petik Laut Di Desa Karanganyar Paiton(Studi Kasus Living Qur’an). Graduasi: Jurnal Mahasiswa, 1(1), 104–110.
Setiawan, E. (2016). Aktifitas Petik Laut. Universum, 10(2), 229–237.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















