STRATEGI SEKOLAH DALAM PENERAPAN PROGRAM PENGEMBANGAN BUDAYA DI SD NEGERI NGRUKEMAN KABUPATEN BANTUL

Authors

  • Safira Maulia Universitas PGRI Yogyakarta
  • Mahilda Dea Komalasari Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.42162

Keywords:

school culture, cultural development strategies, student character, culture-based learning, elementary school.

Abstract

The school’s strategy in implementing cultural development programs at SD Negeri Ngrukeman, Bantul Regency serves as an effort to preserve local culture while simultaneously shaping students’ character. The background of this study arises from the challenges of globalization, which have gradually eroded traditional cultural values, making it necessary for schools to function as agents of cultural preservation. This research aims to describe the strategies used in cultural development, the forms of cultural activities implemented, as well as the supporting and inhibiting factors faced by the school.

The study employed a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, and were validated through source and technique triangulation.

The findings indicate that the school implements cultural development strategies through habituation of positive values (5S: smile, greet, salute, polite, courteous), daily prayers, cleanliness routines, teacher modeling, integration of cultural values into classroom learning, cultural-based environmental conditioning, and various cultural activities such as karawitan, traditional dance, Friday Legi religious gatherings, and cultural parades. Supporting factors include strong commitment from school stakeholders, community involvement, and enthusiastic student participation. Meanwhile, challenges encountered include limited funding, insufficient cultural facilities, time constraints, and varying levels of student interest.

Overall, the implementation of the cultural development program at SD Negeri Ngrukeman has proven to positively influence students’ character formation, improve their appreciation of local culture, and strengthen the school’s cultural identity. These findings demonstrate that well-planned and collaborative cultural strategies can serve as a vital foundation for character education and the preservation of local culture in the era of modernization.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, D. (2000). Pengantar metode penelitian. Yogyakarta: Galang

Yogyakarta & Tiara Wacana.

Ali, M. (1987). Penelitian pendidikan: Prosedur dan strategi. Bandung: PT Angkasa.

Aunillah, N. I. (2011). Panduan menerapkan pendidikan karakter di sekolah.

Yogyakarta: Laksana.

Arismantoro. (2008). Tinjauan berbagai aspek character building: Bagaimana

mendidik anak berkarakter. Semarang: PT Karya Toha Putra.

Bahreisj, H. (t.t.). Hadits Shahih Bukhari-Muslim. Surabaya: Karya Utama.

Danim, S. (2002). Menjadi peneliti kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Gularso, D., & Firoini, K. A. (2017). Pendidikan karakter program pembiasaan di SD

Islam Terpadu Insan Utama Bantul Yogyakarta. Trilhayu: Jurnal Pendidikan Ke-

SD-an, 2(2), 19–25.

Hawi, A. (2006). Kompetensi guru PAI. Palembang: IAIN Raden Fatah Press.

Hendriana, E. C., & Jacobus, A. (2016). Implementasi pendidikan karakter di sekolah

melalui keteladanan dan pembiasaan. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 1(2),

25–29.

Katsoff, L. O. (2004). Pengantar filsafat. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Kedaulatan Rakyat. (2012). Hukum & kriminal: Kilas kasus. Yogyakarta: Kedaulatan

Rakyat.

Kholidah, U. (2011). Pendidikan karakter dalam sistem boarding school di MAN

Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta (Skripsi). Fakultas Tarbiyah dan Keguruan,

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Koesoema, D. A. (2010). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global.

Jakarta: Grasindo.

Lickona, T. (2008). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi

pintar dan baik. Bandung: Nusa Media.

Majid, A., dkk. (2011). Pendidikan karakter perspektif Islam. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Mahilda, A. (2018). Multimedia interaktif bermuatan keanekaragaman budaya

Indonesia pada pembelajaran tematik untuk meningkatkan rasa cinta tanah air

siswa sekolah dasar. Elementary School, 5(1), 130–137.

Mahilda, D. (2018). Efektivitas penanaman nilai integritas pada siswa SD melalui

buku Wayang Pandawa bervisi antikorupsi. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1).

Moleong, L. J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Mu’in, F. (2011). Pendidikan karakter: Konstruksi teoretik dan praktik. Yogyakarta: Ar-

Ruzz Media.

Mubarok, Z. (2008). Membumikan pendidikan nilai. Bandung: Alfabeta.

Muhadjir, N. (1998). Metode penelitian kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Muhammad, M., & Nurdyansyah, N. (2015). Pendekatan pembelajaran saintifik.

Sidoarjo: Nizamia Learning Center.

Mulyana, R. (2004). Mengartikan pendidikan nilai. Bandung: Alfabeta.

Muhammad Daffa, D. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan

kreativitas anak di lingkungan keluarga. At-Taklim: Jurnal Pendidikan

Multidisiplin, 565–585.

Nurkolis. (2008). Manajemen berbasis sekolah. Jakarta: PT Grasindo.

Setyaningrum, W. D. (2011). Peran guru pendidikan agama Islam. Yogyakarta.

Siswoyo, D., dkk. (2008). Ilmu pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Sjarkawi. (2006). Pembentukan kepribadian anak: Peran moral, intelektual, emosional,

dan sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Subagyo, P. J. (1991). Metodologi penelitian: Teori dan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan

R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukiman. (2003). Metodologi penelitian kualitatif dalam pendidikan Islam. Jurnal Ilmu

Pendidikan Islam. Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga.

Sutarja, dkk. (1982). Pedagogik ilmu mendidik teoritis. Bandung: Proyek Balai

Penataran Guru Tertulis.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem

Pendidikan Nasional. (2007). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wibowo. (2017). Manajemen kinerja (Edisi ke-5). Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Wiyanda, H. (2024). Strategi guru dalam mengatasi perilaku bullying pada siswa

sekolah dasar. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 9(1).

Downloads

Published

2026-02-16