PENGELOLAAN DZIKIR PAGI DAN PRAKTEK MENGAJAR DI SEKOLAH: REFLEKSI PRAKTEK KERJA MPI

Authors

  • Ade Maulana Anwar Insitut Agama Islam Hidayatullah
  • Safri Insitut Agama Islam Hidayatullah

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44672

Keywords:

1Pelaksanaan Pendidikan Inklusi, 2Hasil Belajar Siswa

Abstract

Islamic Religious Education plays a strategic role in shaping students' religious character through the internalization of Islamic values ​​in learning activities. One form of implementation is the habituation of Quranic recitation and morning dhikr in the school environment. This study aims to describe the implementation of the habituation of Quranic recitation and morning dhikr, as well as teaching practices at Fajar Ilahi Sei Beduk School, while also analyzing its contribution to the formation of students' religious character. This study used a descriptive qualitative approach with field research methods. Data collection techniques were conducted through observation, documentation, and literature review. The theoretical basis of this research refers to the concept of Islamic religious education, habituation methods, and the virtues of Quranic recitation and dhikr in moral development. The results show that the habituation of Quranic recitation and morning dhikr is carried out routinely and contributes positively to improving students' Quranic reading skills, spiritual peace, and religious attitudes. However, obstacles still arise due to differences in student backgrounds and abilities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adlany, Hazri, et al. (2002). al-Qur‟an Terjemah Indonesia. Jakarta: Sari Agung.

Hanafi1M. Ali H , Edi Hermanto , M. Hudzaifah ,dan Muhammad Pasha Al Ghifary. 2026. Peran Zikir dan Doa dalam Mewujudkan Ketenangan Jiwa.jurnal ilmu sosisial dan humaniora. Vol. 2, Hal. 19-27.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Pendidikan dan Agama Islam dan Budi Pekerti. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Nata, Abuddin. (2010). Manajemen Pendidikan, Cet. 4. Jakarta : Kencana.

Safrida dan Dewi Andayani. (2016). Aqidah dan Etika Dalam Biologi. Banda Aceh: University Press. M. Husain. (2012). Mulailah Dengan Menyebut Asma Allah. Yogyakarta: Al-Barakah.

Samrin. (2015). “Pendidikan Agama Islam dalam System Pendidikan Nasional di Indonesia”. Kediri: Jurnal Al-Ta’dib, No 1, Juni, VIII.

Saptiani Anggun, Ayu Septiah Utami, Meideka Sapriani, et.al. 2025. Kegiatan Asistensi Mengajar Program Unggulan Magang Kependidikan. Cerdas jurnal Pendidikan. Vol.4 Hal:43-52

Satori, Djam’an Satori dan Aan Komariah. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

W.J.S Poerwadarminta. (1984). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan: PN Balai Pustaka.

Wahidin, Ade. (2018). “Penguatan Tujuan Pendidikan Nasional Melalui Asmaul Husna,” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 9 No. 1.

Yusuf, Munir. (2018). Pengantar Ilmu Pendidikan. Palopo: Lembaga Penerbit Kampus IAIN Palopo.

Zuhri, Muhammad Noer Cholifudin. (2013). “Studi Tentang Efektivitas Tadarus Al-Qur’an dalam Pembinaan Akhlak di SMPN 8 Yogyakarta”, Jurnal Cendekia, Vol 11. No. 1 Juni.

H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib Tadarus Alquran: Urgensi, Tahapan, dan Penerapannya Jl. Kolonel Yos Sudarso Vol. I No. 1 Juli-Desember 2016

Downloads

Published

2026-04-13