PENGARUH FREKUENSI KOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA TERHADAP KESEJAHTERAAN EMOSIONAL ANAK KOS
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44795Keywords:
boarding students ,communication frequency,emotional well-being, parental supportAbstract
This study aims to analyze the effect of communication frequency with parents on the emotional well-being of boarding students based on research data. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 30 boarding students at Universitas Negeri Medan selected through purposive sampling based on specific criteria. Data were collected using a Likert-scale questionnaire developed based on the indicators of the research variables. Data analysis was conducted using both descriptive and inferential statistics, including simple linear regression and Pearson correlation tests.The results indicate that the frequency of communication with parents has a significant effect on the emotional well-being of boarding students (p < 0.05). Furthermore, a strong positive relationship was found between the two variables, with a correlation coefficient of r = 0.632. These findings show that higher communication intensity with parents contributes to improved emotional well-being among students. Therefore, communication with parents plays an important role in maintaining emotional stability among students living independently away from home.
Downloads
References
Aditya, R., & Sari, D. P. (2021). Peran dukungan sosial keluarga dalam mengurangi stres akademik pada mahasiswa perantau. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 10(2), 145–156.
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dewi, L. K., & Susanto, J. (2020). Hubungan antara frekuensi komunikasi jarak jauh dengan orang tua dan penyesuaian diri pada mahasiswa baru. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(1), 32–45.
Fauziah, N., & Rahman, F. (2023). Pengaruh interaksi keluarga melalui media digital terhadap kesejahteraan psikologis remaja perantau. Jurnal Keluarga dan Kesehatan Masyarakat, 6(3), 78–91.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasanah, U., & Pratama, A. R. (2022). Kesejahteraan emosional mahasiswa: Peran komunikasi keluarga dan kemandirian. Jurnal Studi Psikologi Indonesia, 11(1), 56–68.
Kurniawan, A., & Wibowo, M. E. (2021). Analisis hubungan komunikasi orang tua-anak dan kebahagiaan subjektif pada mahasiswa yang merantau. Jurnal Psikologi Sosial dan Aplikasi, 5(2), 89–102.
Lestari, S., & Gunawan, H. (2020). Pengaruh dukungan emosional orang tua melalui media sosial terhadap ketahanan mental mahasiswa. Jurnal Kesehatan Mental dan Perilaku, 7(2), 112–124.
Nazir, M. (2017). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nuraini, A., & Prasetyo, H. T. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi komunikasi dengan orang tua dan dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Kesehatan Mental Indonesia, 7(1), 45–58.
Riduwan. (2015). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Bandung: Alfabeta.
Santoso, J., & Lestari, D. P. (2022). Pengaruh teknologi komunikasi digital terhadap hubungan dengan orang tua dan kesejahteraan emosional mahasiswa. Jurnal Teknologi dan Sosial, 5(2), 67–80.
Sari, A. N., & Hadi, R. (2026). Pengaruh frekuensi komunikasi dengan orang tua terhadap kesejahteraan emosional mahasiswa. Jurnal Psikologi dan Kesejahteraan Masyarakat, 15(1), 23–35.
Siregar, S. (2014). Statistik parametrik untuk penelitian kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wijaya, D. S., & Putri, C. A. (2025). Hubungan antara kualitas komunikasi keluarga dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi Indonesia, 12(2), 89–102.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.