PROSES PEMISAHAN AGUNAN DAN BRIMEN SEBAGAI UPAYAPENINGKATAN AKURASI DATA KREDIT DI BANK BRI UNIT BANGKO KOTA

Authors

  • Syefri Inrayani Pendidikan Ekonomi , Universitas Merangin

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44895

Keywords:

Credit Data, Collateral Separation, BRIMEN, Data Accuracy, Banking Operations, Bank Unit Bangko Kota.

Abstract

The management of credit data in banking institutions requires high accuracy and precision to ensure smooth services and minimize administrative errors. One of the efforts carried out by Bank Unit Bangko Kota is the separation of collateral (agunan) and BRIMEN (BRI Management System) as part of a strategy to improve the quality of credit data. This study aims to analyze the process of collateral and BRIMEN separation, as well as its contribution to enhancing credit data accuracy. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach, through direct observation, interviews with related employees, and documentation. The results indicate that the separation of collateral and BRIMEN provides positive impacts in facilitating identification, recording, and storage of credit files. In addition, this step reduces the potential for data duplication, accelerates the verification process, and increases customer trust in the quality of banking services. Therefore, the implementation of collateral and BRIMEN separation at Bank Unit Bangko Kota is proven to be an effective strategy in supporting the improvement of credit data accuracy and operational efficiency.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Latar belakang: Pembedahan ortopedi mayor berpotensi mengakibatkan Proses pengelolaan data kredit pada lembaga perbankan menuntut ketelitian dan akurasi tinggi untuk mendukung kelancaran pelayanan serta meminimalisasi risiko kesalahan administrasi. Salah satu upaya yang dilakukan Bank Unit Bangko Kota adalah melalui pemisahan agunan dan BRIMEN (BRI Management System) sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas data kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemisahan agunan dan BRIMEN, serta kontribusinya terhadap peningkatan akurasi data kredit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi langsung, wawancara dengan pegawai terkait, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemisahan agunan dan BRIMEN memberikan dampak positif dalam mempermudah identifikasi, pencatatan, serta penyimpanan berkas kredit. Selain itu, langkah ini juga mampu mengurangi potensi terjadinya duplikasi data, mempercepat proses verifikasi, dan meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap kualitas layanan bank. Dengan demikian, penerapan pemisahan agunan dan BRIMEN di Bank Unit Bangko Kota terbukti menjadi salah satu strategi efektif dalam mendukung peningkatan akurasi data kredit dan efisiensi operasional.

Downloads

Published

2026-04-14