INTEGRASI PANDANGAN OKSIDENTALISME DALAM KURIKULUM PAI: MEMBENTUK KARAKTER MUSLIM YANG BERWAWASAN GLOBAL DI SEKOLAH NEGERI

Authors

  • Fahriana UINSI SAMARINDA
  • Misbakhus Sururi UINSI SAMARINDA

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.45219

Keywords:

Dasar – dasar komputer, sekolah dasar, literasi digital, Microsoft Word.

Abstract

This study aims to explore the integration of Hassan Hanafi’s concept of Occidentalism into the Islamic Religious Education (IRE) curriculum in public schools as a strategy for shaping the character of Muslims with a global perspective. The main issue raised is the hegemony of Western epistemology, which causes intellectual inferiority and an identity crisis among Muslim students, exacerbated by the unfiltered flow of digital globalization. The urgency of this study lies in the need to deconstruct the myth of Western universality in order to build intellectual sovereignty for the younger generation. The methodology employed is qualitative research using a literature review and content analysis of the Merdeka Curriculum documents and PAI materials. The findings indicate that the integration of Occidentalism through the dimension of Global Diversity within the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) enables students to position themselves as critical subjects (the ego) toward Western civilization (the other). This finding indicates that adaptive religious education is capable of transforming a mentality of blind imitation into critical-transformative awareness, thereby shaping individuals who are morally resilient and competitive on the international stage.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahdar & Musyarif. (2019). Tantangan Pendidikan Islam di Indonesia pada Era Globalisasi. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Islam, 17(1), 13–30. https://doi.org/10.35905/alishlah.v17i1.984

Alfiana, H. N., & Najicha, F. U. (2022). Krisis Identitas Nasional sebagai Tantangan Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 45–52.

Batubara, M. N. (2022). Orientalisme Dan Oksidentalisme: Kajian Keotentikan Al-Qur’an. Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadist, 5(2), 205–225. https://doi.org/10.35132/albayan.v5i2.200

Hanna Widygea Marbella & Rusman. (2023). Implementasi Pembelajaran Merdeka Belajar pada PAI dalam Meningkatkan Keaktifan dan Kreativitas Siswa. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, (Vol. 9, No. 2).

Ichsan, F. N. (2021). Implementasi Perencanaan Pendidikan Dalam Meningkatkan Karakter Bangsa Melalui Penguatan Pelaksanaan Kurikulum. Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 13(2), 225–412.

Mawaddah, F. (2022). Oksidentalisme dalam Pandangan Pemikiran Hassan Hanafi. SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya, 1(1), 36–48. https://doi.org/10.22373/sinthop.v1i1.2339

Melisa Melisa. (2024). Pengaruh Budaya Asing Terhadap Pembentukan Identitas Nasional: Studi Kasus Mahasiswa Umrah Di Tanjung Pinang. Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(1), 154–163. https://doi.org/10.59841/intellektika.v3i1.2051

Nilot Pramudita, Nailla Rafa, Panji Utomo, Kukuh Hussein, & Ken Ayu. (2025). Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Tingkat Perilaku Kenakalan Remaja di Era Digital Saat Ini. Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi, 1(3), 231–244. https://doi.org/10.62383/dialogika.v1i3.533

Siti Mubayanah Tawabie, Hasanah, & Roys Qaribilla. (2025). Pendidikan Agama Islam di Tengah Tantangan Sekularisasi dan Liberalisasi Pendidikan. Journal Scientific of Mandalika (jsm), (Vol. 6, No.5).

Syamsuddin, Muh. (2018). Orientalisme, Oksidentalisme dan Filsafat Islam Modern dan Kontemporer (Suatu Agenda Masalah). Refleksi Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 18(1), 47–60. https://doi.org/10.14421/ref.v18i1.1856

Viara, F. R., Supardi, S., & Lubna, L. (2024). Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi: Tinjauan Problematika di Sekolah. Journal of Education Research, 5(4), 6288–6293. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1203

Wirasasmita, R., & Hendriawan, E. (2020). Implementasi Model Pendidikan Masyarakat pada Era Globalisasi. MIMBAR PENDIDIKAN, 5(2), 161–176. https://doi.org/10.17509/mimbardik.v5i2.28873

Downloads

Published

2026-04-19