ANALISIS BIBLIOMETRIK TREN PENELITIAN ECOLITERACY DALAM PEMBELAJARAN DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.51688Keywords:
Ecoliteracy, Pembelajaran Digital, Literasi Lingkungan, Analisis Bibliometrik, VOSviewer, Google ScholarAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penelitian ecoliteracy dalam pembelajaran digital melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari Google Scholar menggunakan Publish or Perish pada rentang publikasi 2015–2025 dan menghasilkan 91 artikel yang dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi ecoliteracy mengalami peningkatan signifikan pada periode 2021–2025. Penelitian didominasi pada jenjang pendidikan menengah, sedangkan kajian pada sekolah dasar masih relatif terbatas. Media digital yang paling banyak digunakan meliputi e-book, e-modul, dan E-LKPD, sementara model pembelajaran yang dominan adalah Project Based Learning dan problem solving. Analisis co-occurrence menghasilkan 58 istilah yang terbagi dalam enam klaster. Visualisasi network dan density menunjukkan dominasi topik terkait teknologi digital, media pembelajaran, dan literasi lingkungan, sedangkan visualisasi overlay memperlihatkan tren terbaru yang mengarah pada penggunaan media interaktif dan pendekatan pembelajaran inovatif berbasis lingkungan. Penelitian ini memberikan gambaran perkembangan dan arah penelitian ecoliteracy dalam pembelajaran digital, meskipun masih terbatas pada sumber data Google Scholar.
Downloads
References
Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penelitian ecoliteracy dalam pembelajaran digital melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari Google Scholar menggunakan Publish or Perish pada rentang publikasi 2015–2025 dan menghasilkan 91 artikel yang dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi ecoliteracy mengalami peningkatan signifikan pada periode 2021–2025. Penelitian didominasi pada jenjang pendidikan menengah, sedangkan kajian pada sekolah dasar masih relatif terbatas. Media digital yang paling banyak digunakan meliputi e-book, e-modul, dan E-LKPD, sementara model pembelajaran yang dominan adalah Project Based Learning dan problem solving. Analisis co-occurrence menghasilkan 58 istilah yang terbagi dalam enam klaster. Visualisasi network dan density menunjukkan dominasi topik terkait teknologi digital, media pembelajaran, dan literasi lingkungan, sedangkan visualisasi overlay memperlihatkan tren terbaru yang mengarah pada penggunaan media interaktif dan pendekatan pembelajaran inovatif berbasis lingkungan. Penelitian ini memberikan gambaran perkembangan dan arah penelitian ecoliteracy dalam pembelajaran digital, meskipun masih terbatas pada sumber data Google Scholar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.