Efektifitas Teknik Silent dalam Konseling Keluarga untuk Meningkatkan Kebersyukuran Remaja
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.56516Keywords:
Silent Technique; Family Counseling; Adolescent Gratitude; Guidance And Counseling; Positive Psychology.Abstract
This study aims to evaluate the extent to which the silence technique in family counseling can increase gratitude among adolescents. Adolescence is a developmental period that is quite vulnerable to various emotional challenges, including low levels of gratitude caused by social pressure, family conflict, and the search for identity. The silence technique, as a counseling method, utilizes silence as a tool for self-reflection, emotional understanding, and increased individual awareness of their life experiences. Within the framework of family counseling, this approach has the potential to improve deeper communication and strengthen emotional bonds between family members. The research approach used was quantitative with a simple experimental design, which included a pre-test and post-test to assess adolescents' levels of gratitude before and after the intervention. The findings of this study showed a significant increase in adolescents' levels of gratitude after they received family counseling services using the silence technique. This indicates that the silence technique has proven effective as an intervention in increasing adolescents' awareness, acceptance, and gratitude for the lives they lead. The implications of this research are expected to serve as a reference for guidance and counseling practitioners, particularly in creating innovative, reflection-based family counseling services to improve adolescents' mental and spiritual health.
Downloads
References
Amaliyah, A., & Nurmala, R. (2023). Penerapan teknik keheningan (silence) dalam konseling individu untuk meningkatkan regulasi emosi. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terintegrasi, 5(1), 45-56.
Erford, B. T. (2020). 40 techniques every counselor should know (3rd ed.). Pearson.
Fitriani, L., & Hartono, S. (2024). Efektivitas konseling keluarga berbasis humanistik dalam meningkatkan kebersyukuran dan kesejahteraan psikologis remaja. Jurnal Psikologi Konseling, 21(2), 189-202.
Gladding, S. T. (2021). Family therapy: History, theory, and practice (8th ed.). Pearson.
Pratama, A. R., & Lestari, S. (2025). Eksplorasi teknik silent therapy berbantuan musik meditasi untuk mereduksi konflik interpersonal remaja dengan orang tua. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling, 13(1), 112-125.
Shinta, D., & Herawati. (2024). Psikoedukasi jurnal kebersyukuran (gratitude journal) pada anak dan remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Pendidikan), 6(2), 42–45.
Panglewai, M., Pesau, H. G., & Sastaviana, D. (2024). Gratitude training untuk meningkatkan kebersyukuran pada remaja di panti asuhan Murni Makassar. Jurnal Panrita Abdi, 8(4), 781–787.
Ramadhan, Y. A., Sulistyani, N. W., & Imawati, D. (2024). Pelatihan kebersyukuran untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif remaja di Panti Asuhan Nur Huda Samarinda. Jurnal Abdimas Lamin, 3(1), 62–71.
Emmons, R. A., & McCullough, M. E. (2004). The psychology of gratitude. Oxford University Press.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Muslim, I. H. (2006). Shahih Muslim (Terjemahan). Pustaka Azzam.
Al Fatih, M. R., & Lestari, S. (2023). Konseling keluarga humanistik untuk mereduksi hambatan komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak usia remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 8(2), 142-153.
Bariyyah, K., & Latifah, L. (2022). Keefektifan konseling kelompok berbasis psikologi positif untuk meningkatkan kebersyukuran siswa. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 7(3), 118-129.
Dahlan, S., & Rahmawati, A. (2024). Penggunaan teknik meditasi dan keheningan dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan regulasi emosi remaja. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran BK, 9(1), 34-45.
Fadilah, N., & Nurhasanah, S. (2023). Dinamika rasa syukur remaja ditinjau dari keharmonisan keluarga dan komunikasi interpersonal. Jurnal Psikologi Islami, 10(2), 89-101.
Handayani, T., & Setiawan, A. (2025). Intervensi mindful-silence dalam konseling untuk mengatasi resistensi psikologis pada remaja. Indonesian Journal of School Counseling, 10(1), 55-66.
Kurniawan, D., & Pratiwi, T. I. (2022). Studi literatur: Penerapan konseling keluarga untuk meningkatkan keterikatan emosional (emotional attachment) remaja. Jurnal BK Unesa, 12(4), 412-423.
Nirmala, I., & Hidayat, R. (2024). Pengaruh gratitude journal berbantuan konseling keluarga terhadap kebersyukuran dan kebahagiaan subjektif remaja. Jurnal Edukasi Psikologi, 16(2), 201-214.
Putri, A. E., & Hartati, S. (2023). Teknik keheningan (therapeutic silence) dalam pendekatan eksistensial fenomenologis untuk meningkatkan kesadaran diri konseli. Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik), 7(1), 23-32.
Saputra, W. N. E., & Wahyudi, A. (2021). Meningkatkan kebersyukuran remaja melalui intervensi psikologi positif dalam bingkai bimbingan dan konseling. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 134-145.
Utami, M. S., & Wijaya, C. (2025). Rekonstruksi hubungan interpersonal orang tua-anak melalui media tertulis pasca-sesi refleksi konseling keluarga. Jurnal Konseling Kontemporer,
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.