PERSEPSI GURU TERHADAP PENERAPAN PEMBELAJARAN MENDALAM DI SDN TELAGA BIRU 5 BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.60748Keywords:
Teachers' Perception, Deep Learning, Meaningful LearningAbstract
Deep learning emphasizes conceptual understanding, student engagement, critical thinking, and character building. This study aims to describe teachers' perceptions, challenges, and influencing factors regarding deep learning implementation at SDN Telaga Biru 5 Banjarmasin. Utilizing a qualitative descriptive design, the subjects included the principal and classroom teachers from grades 1 to 6. Data collected via observation, interviews, and documentation were validated through source and technique triangulations. The results revealed that teachers hold positive perceptions toward deep learning due to its pedagogical benefits. However, they encounter challenges such as limited instructional time, inadequate facilities, diverse student readiness, and classroom management. Furthermore, the implementation is driven by internal factors (teaching experience and conceptual grasp) and external factors (school support, professional training, and collaborative culture). In conclusion, successful deep learning requires a synergy between teacher readiness and a supportive school environment. These findings offer a reference for future research evaluating its empirical effectiveness.
Downloads
References
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Asfiana, A., Fitriyani, F., Selvia, N., & Fatonah, S. (2025). Pengaruh lingkungan sebagai sumber belajar dalam peningkatan pemahaman siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 741-753.
Basri, H., Sirojudin, R., & Lugowi, R. A. (2025). Pandangan Malik Bennabi tentang pendidikan sebagai kunci kebangkitan peradaban Islam. Tarbiyah Darussalam: Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan, 9(01), 189-198.
Hidayat, F. (2026). Pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pendidikan dasar: Analisis filosofis terhadap transformasi pembelajaran di era artificial intelligence. Walada: Journal of Primary Education, 5(1), 141-156.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam (deep learning). Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Jakarta: Kemendikbudristek.
Lesmana, G. (2022). Psikologi perkembangan peserta didik. Medan: Umsu Press.
Mahardika, Y., & Jaya, C. A. (2025). Persepsi guru terhadap implementasi deep learning sebagai pembelajaran berbasis pemahaman konseptual di sekolah dasar. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1123-1139.
Mayangsari, N., Khoirunnisa, K., Fitria, D., Fauziah, S., Rizkia, N. P., Hoiriyah, V. N., & Wasito, M. (2024). Persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 202–209.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Poerwanto, Ed.). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mujtahid, M., Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar sebagai penguatan Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Usia Dini, 2(2), 31-37.
Permatasari, S., Rokhmaniyah, R., & Hidayah, R. (2025). Persepsi guru di sekolah dasar terhadap pembelajaran deep learning. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(3), 1951-1960.
Prastyo, Y. D., & Dos Santos, M. H. (2025). Pembelajaran mendalam sebagai strategi transformasi pendidikan: Studi persepsi dan aspirasi guru Indonesia. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 1073–1085.
Ramadhan, A. H. R. (2024). Transformasi pendidikan modern: Peran ilmu pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 14(4), 669-678.
Riduwan, & Akdon. (2015). Rumus dan data dalam analisis statistika. Bandung: Alfabeta.
Riyadi, R., & Nugroho, P. B. (2025). Persepsi guru terhadap penerapan deep learning pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(1), 68-73.
Sadun, S. (2022). Penerapan metode diskusi kelompok untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial kelas VIII MTs Negeri 1 Pati. Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS, 2(2), 77-84.
Sugiyono, P. D. (2019). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan). Bandung: Alfabeta.
Suwandi, Putri, R., & Sulastri. (2024). Inovasi pendidikan dengan menggunakan model deep learning di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik, 2(2), 69–77.
Utami, P. R., Rahmawati, L., & Noktaria, M. (2025). Pengembangan kompetensi dan soft skill dalam implementasi kurikulum merdeka: Tinjauan literatur. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 55-65.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.