PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING (GBL) BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK LOKOMOTOR SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.61331Keywords:
Game Based Learning, permainan tradisional, gerak lokomotor, PJOK, sekolah dasar.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan gerak lokomotor pada siswa sekolah dasar sebagai dasar keterampilan gerak yang mendukung aktivitas fisik dan olahraga, sementara pemanfaatan permainan tradisional dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbasis permainan tradisional terhadap peningkatan kemampuan gerak lokomotor siswa kelas IV SDIT Mutiara Terpadu Palabuhanratu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa kelas IV-B yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2) untuk mengukur kemampuan gerak lokomotor siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 92,04 meningkat menjadi 106,00 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbasis permainan tradisional dapat meningkatkan kemampuan gerak lokomotor siswa kelas IV SDIT Mutiara Terpadu Palabuhanratu.
Downloads
References
Budiman, A. (2022). Meningkatkan keterampilan gerak lokomotor siswa melalui permainan tradisional galah asin. Journal of Physical and Outdoor Education, 4(1), 16-23.
Chan, C. H. S., et al. (2019). Relationships between locomotor skills and overall motor competence in children. Journal of Science and Medicine in Sport, 22, 11-15.
Erpana, A. R. P., Widowati, A., Khairunnisa, F., Yuliawan, E., & Oktadinata, A. (2026). Analisis kemampuan gerak dasar lokomotor berdasarkan tes TGMD-2 pada siswa sekolah dasar negeri 131 Kota Jambi. Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas, 11(1), 11-20.
Fenanlampir, A., & Faruq, M. M. (2015). Tes dan pengukuran dalam olahraga. Penerbit Andi.
Hanief, Y. N., & Sugito, S. (2015). Membentuk gerak dasar pada siswa sekolah dasar melalui permainan tradisional. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 1(1), 60-73.
Irawan, E., et al. (2021). Dampak permainan tradisional terhadap peningkatan kemampuan motorik lokomotor. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 7(1), 88-95.
Islam, K. R., Komalasari, K., Masyitoh, I. S., Juwita, J., & Adnin, I. (2024). Pengaruh model pembelajaran Game Based Learning terhadap motivasi belajar peserta didik. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(3), 619-628.
Jannah, S. R., Muharram, N. A., Herpandika, R. P., & Setiawan, I. (2024). Development of a traditional game "engklek" based on numeracy literacy to improve locomotor movements of elementary school students. Indonesian Journal of Research in Physical Education, Sport, and Health, 2(2), 49-57.
Listyana, E. E. P., Tuasikal, A. R. S., & Indahwati, N. (2025). Penerapan permainan tradisional terhadap peningkatan lokomotor dan non-lokomotor pada murid sekolah dasar. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 6(2), 459-466.
Latifi, T., & Mashud, M. (2025). Penerapan model pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan gerak dasar lari siswa kelas V. PENJAGA: Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(1), 249-258.
Maryani, D., Agust, K., & Vai, A. (2025). Peningkatan keterampilan gerak dasar lokomotor menggunakan metode bermain dalam pembelajaran pendidikan jasmani siswa kelas IV SDN 123 Pekanbaru. PENJAGA: Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(2), 78-86.
Mukarromah, O., Maesaroh, T., & Imtihanudin, D. (2022). Konservasi permainan tradisional terhadap perkembangan gerak lokomotor anak usia dini. Jurnal Elementary, 5(1), 1-5.
Nugraha, W. E., & Rahmat, Y. (2026). Pengaruh metode latihan permainan (game-based approach) terhadap keterampilan dasar gerak lokomotor lari (shuttle run) pada siswa kelas III di SD Inpres Batua II. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 14(2), 427-438.
Pho, A., & Dinscore, A. (2015). Game-based learning. Tips and Trends, 2, 1-5.
Qomariah, D. N., & Hamidah, S. (2022). Menggali manfaat permainan tradisional dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar: konteks anak usia dini. Jendela PLS, 7(1), 8-23.
Rusman. (2012). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. RajaGrafindo Persada.
Setiawan, T., Angkareda, G., Rottie, R. M. R., & Umadji, W. R. P. (2025). Pengembangan model pembelajaran PJOK berbasis permainan tradisional Kalari untuk meningkatkan gerak dasar lokomotor pada siswa kelas V sekolah dasar. Jambura Sports Coaching Academic Journal, 4(2), 162-169.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulaeman, T. W., Ekowati, E., & Haqiyah, A. (2023). Pelatihan metode identifikasi motorik siswa menggunakan tes TGMD-2 di Desa Jayalaksana. An-Nizam, 2(1), 91-98.
Ulrich, D. A. (2000). Test of Gross Motor Development (2nd ed.). PRO-ED.
Winatha, K. R., & Setiawan, I. K. N. (2020). Pengembangan game edukasi digital berbasis Game Based Learning untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 17(2), 188-198.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.