Problematika Kesetaraan Akses Dalam Pendidikan Di SD Negeri Lingkok Bunut Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.63188Keywords:
Equality of Access to Education, Problems, SDN Lingkok Bunut.Abstract
Equality of access to education is one of the main principles in sustainable human resource development. Equal education provides every individual with the opportunity to obtain educational services without discrimination based on economic status, gender, geographic location, physical condition, or socio-cultural background. However, reality shows that various obstacles still exist that cause unequal access to education in various regions. This article analyzes the problem of equal access to education at SDN Lingkok Bunut, Janapria District, Central Lombok Regency. The methods used are literature study and descriptive analysis of the condition of basic education in rural areas. The results of the study indicate that several factors influence equal access to education, namely limited facilities and infrastructure, family socio-economic conditions, access to information technology, and the quality of educational services. In addition, geographic location and limited learning resources also pose obstacles to equal access to education. Therefore, synergy is needed between the government, schools, communities, and parents to improve the quality and equal access to education for all students.
Downloads
References
Adipat, S., & Chotikapanich, R. (2022). Sustainable Development Goal 4: An Education Goal to Achieve Equitable Quality Education. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 11(6), 174–184. https://doi.org/10.36941/ajis-2022-0159
Endrika, Sujarwo, & Achmad, S. S. (2020). Relationship between socio-economic status, interpersonal communication, and school climate with parental involvement in early childhood education. JPUD: Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14(2), 361–378. https://doi.org/10.21009/JPUD.142.14
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2019. Panduan Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 2022. Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 2023. Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP). Jakarta: Kemendikbudristek.
Kurniawati, J., Baroroh, S., & Rasyid, M. (2021). Literasi digital guru dalam menghadapi pembelajaran berbasis teknologi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 147–158.
Mustika, B., & Hamidah, A. (2024). Sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berdasarkan kajian literatur terkini tahun 2020–2025: A Systematic Literature Review (SLR). Jurnal Pendidikan MIPA, 15(2).
Mustika, B., & Hamidah, A. (2025). Sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berdasarkan kajian literatur terkini tahun 2020–2025: A Systematic Literature Review (SLR). Jurnal Pendidikan MIPA, 15(2), 562–568. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i2.2637
Nabila, P., Tinendung, H. F., Kurniasih, L., Efendi, M. T., Hasibuan, T., & Yusnaldi, E. (2024). Pengaruh kondisi geografis terhadap pendidikan dasar di Indonesia: Studi literatur pada pendidikan SD/MI. Widya Balina, 9(2). https://doi.org/10.53958/wb.v9i2.673
Pratiwi, I., Hijriani, A., & Suryadi, A. (2022). Akses pendidikan dan kesenjangan pendidikan di wilayah perdesaan Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 1–15.
Rahayu, S., & Widianto, E. (2022). Kesenjangan digital dalam pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 123–138. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.3046
Rahmawati, R., Mustadi, A., & Zubaidah, E. (2021). Peran orang tua dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 1–12.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
UNESCO. (2024). Global Education Monitoring Report 2024/25: Leadership in Education. Paris: UNESCO.
Yusutria, Y., & Febriana, R. (2021). Profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kompetensi pedagogik. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.33394/jk.v7i1.3348
Zhang, F., Jiang, Y., Ming, H., Ren, Y., Wang, L., & Huang, S. (2020). Family socio-economic status and children's academic achievement: The different roles of parental academic involvement and subjective social mobility. British Journal of Educational Psychology, 90(3), 561–579. https://doi.org/10.1111/bjep.12374
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.