Menavigasi Tantangan Linguistik: Pengalaman Mahasiswa Internasional di Lingkungan Bukan Pemakai Bahasa Inggris Asli dan Pentingnya Pengembangan Kemampuan Berbicara

Authors

  • Rofiq Noorman Haryadi STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Sugeng Riyanto STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23969/wistara.v4i2.11020

Keywords:

Navigasi, Tantangan Linguistik, Mahasiswa Internasional, Kemampuan Berbicara

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman mahasiswa internasional dalam menghadapi tantangan linguistik di lingkungan non-pemakai bahasa Inggris. Dengan latar belakang globalisasi pendidikan, peningkatan mobilitas mahasiswa internasional memunculkan perhatian terhadap kesulitan yang mereka hadapi, terutama dalam mengembangkan kemampuan berbicara. Artikel ini mengisi kesenjangan pengetahuan dengan fokus pada aspek-aspek spesifik yang memengaruhi pengembangan kemampuan berbicara mahasiswa internasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang strategi adaptasi yang digunakan mahasiswa internasional dalam mengatasi tantangan linguistik. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi baru terhadap literatur dengan merinci pengalaman mahasiswa internasional, sejauh mana kemampuan berbicara berkembang, dan strategi yang terbukti efektif. Implikasi temuan ini membantu lembaga pendidikan dan pihak terkait dalam meningkatkan dukungan bagi mahasiswa internasional, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan bahasa, dan merancang program pendidikan yang lebih inklusif. Artikel ini menjadi relevan dalam konteks globalisasi pendidikan, memberikan pandangan yang lebih baik tentang upaya yang dapat diambil untuk memastikan keberhasilan akademis dan sosial mahasiswa internasional di lingkungan non-pemakai bahasa Inggris.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alali, S. A. (2019). Business communication in global contexts: studying the experiences of native English speaking (NES) and non-native English speaking (NNES) professionals in multilingual, multicultural organizations. Miami University.

Bisri, K., Nikmah, F., Nofiyanto, P., & Nurfadila, A. (2022). Culture Shock Dan Adaptasi Mahasiswa Asing Studi Pada Mahasiswa Thailand Jurusan Pai Uin Walisongo Semarang. Proceeding Annual Conference On Islamic Education, 2(1).

Mawardi, I. (2017). Transformasi Lembaga Pendidikan Tinggi: Penguatan Kualitas Luaran SDM di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Penelitian, Pengkajian Dan Pengembangan, 3.

Najah, Z., & Lindasari, L. M. (2022). Pendidikan Islam: Wajah Baru Menghadapi Tantangan Globalisasi. Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan Dan Inovasi Pembelajaran Saburai, 2(01), 9–18.

Quilez, J. (2019). A categorisation of the terminological sources of student difficulties when learning chemistry. Studies in Science Education, 55(2), 121–167.

Sawir, E. (2005). Language difficulties of international students in Australia: The effects of prior learning experience. International Education Journal, 6(5), 567–580.

Solihat, M. (2018). Adaptasi Komunikasi dan Budaya Mahasiswa Asing Program Internasional di Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung. Jurnal Common, 2(1).

Yuliyani, A., Subuki, M., Darmadi, D., Prasna, A. D., Furqon, A. A., & others. (2023). Tantangan Kerja Sama Internasional Bidang Pendidikan Tinggi Islam (Studi Kasus: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Walisongo Semarang, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(02).

Downloads

Published

2023-11-22