TIKTOK SEBAGAI MEDIA LITERASI POLITIK PEMILIH PEMULA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.37909Keywords:
TikTok, literasi politik, pemilih pemula, media sosial, Pemilu 2024Abstract
Penelitian ini menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai media literasi politik bagi pemilih pemula, khususnya mahasiswa Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau menjelang Pemilu 2024. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya penggunaan TikTok oleh generasi muda serta tingginya paparan konten politik yang muncul melalui algoritma For You Page (FYP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melibatkan 15 informan yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok menjadi sumber informasi politik yang dominan bagi pemilih pemula karena penyajian kontennya yang singkat, visual, kreatif, dan sesuai gaya komunikasi generasi Z. Konten yang berbasis storytelling, humor, infografis, serta melibatkan figur publik terbukti lebih mudah diterima dan dipahami. Fitur interaktif seperti komentar dan live streaming memperkuat proses literasi politik melalui diskusi dua arah. Namun, penelitian juga menemukan adanya tantangan berupa risiko misinformasi yang menuntut kemampuan verifikasi serta literasi digital yang lebih kuat. Secara keseluruhan, TikTok berpotensi menjadi media literasi politik yang efektif apabila didukung oleh konten yang kredibel, edukatif, dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Adistri, N., Rusman, A. A., & Irwansyah. (2024). Pemenuhan kebutuhan informasi pada TikTok: Studi uses and gratification di era digital. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 8(2), 103–116. https://doi.org/10.51544/jlmk.v8i2.5584
Albarzand, F. A. (2024). Peran TikTok sebagai media komunikasi politik bagi generasi milenial (Studi kasus pada karyawan Duta Lampung tahun 2024). Jurnal Professional, 11(2), 511–516.
Alifya, M. (2023). Hubungan media sosial TikTok sebagai media komunikasi dalam Pemilu 2024. Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam, 3, 133–138. https://doi.org/10.15408/virtu.vxxx.xxxxx
Ardila, P., Abrar, D., & Juniati, D. (2024). Dampak ekonomi politik media terhadap agenda setting pemilu di Indonesia. Tuturlogi, 5(2), 74–82. https://doi.org/10.21776/ub.tuturlogi.2024.005.02.2
Aziz, A., & Widodo, B. E. C. (2022). Pengaruh media sosial sebagai sumber pengetahuan politik generasi Z terhadap literasi politik pada Pemilu 2020. Jurnal Ilmu Komunikasi, 20(1), 45–58.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Doembana, I., Kede, A., Fitriana, N., Luwuk, M., Banggai, K., & Sulawesi Tengah, P. (2025). Peran media sosial TikTok terhadap partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2024 (Studi pada mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Luwuk). IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research.
Friska Dewi, N., Anggraini, D., Arya Ghifari, T., Purwanto, B., Desvita Tori Khanafi, Z., Firnandyn, A., Dwi Yulianti, N., & Setyoningrum, A. (2024). Pengaruh penggunaan TikTok terhadap polarisasi politik pada Pemilu Presiden di Indonesia: Studi kasus pada mahasiswa UNNES. Jurnal Majemuk, 3(4), 644–660. http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/majemuk
Heryanto, G. G. (2019). Literasi politik (M. Hanifuddin, Ed.). Yogyakarta: IRCiSoD.
Husnil, K. M., Sigit, P., Ferry, K. R., Hadar, N. G., Ida, B., Arief, B., & Juri, A. (2015). Pedoman pendidikan pemilih (J. Sigit & P. W. Titik, Eds.). Jakarta: Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.
Ibad, F. L. M. (2023). TikTok gandeng lembaga cek fakta untuk depak konten hoaks sepanjang Pemilu 2024. Liputan6. https://www.liputan6.com
Junida Akmal, W., Montessori, M., & Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, I. (2024). Persepsi pemilih pemula terhadap berita politik di media sosial TikTok. Journal of Education, Cultural and Politics, 4(1), 55–67.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2024). Siaran pers No.218/HM/KOMINFO/03/2024. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
Mafindo. (2024). Siaran pers Mafindo: Hoaks politik meningkat tajam jelang Pemilu 2024, ganggu demokrasi Indonesia. Jakarta: MAFINDO.
Rasyid, F. A. (2023). Membangun literasi politik melalui pendidikan untuk pemilu yang bermartabat. Siyasi: Jurnal Trias Politica, 2(1), 20–32.
Rosha, M. A., & Halking. (2025). Persepsi pemilih pemula terkait kampanye politik di media sosial TikTok pada Pilpres 2024 (Studi mahasiswa PPKn UNIMED stambuk 2023). Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. https://doi.org/10.31604/jips.v12i2.2025
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahab, N. K. (2025). Transformasi partisipasi politik pemilih pemula melalui pemanfaatan media sosial di kalangan mahasiswa FIS Unimed. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 15–29. https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i1
Wayan Ribayanti, N., & Trianita Lestari, D. (2025). Perilaku generasi Z di media TikTok dalam pemilihan umum Presiden 2024. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 2(4), 952–958. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jiksp/index
Yunita, H., & Wijayanti, A. (2025). Analisis tentang dampak aplikasi TikTok pada siswa SDN 65 Desa Suka Rami Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan. IDEA, 20(1), 33–42.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















