Nilai Edukasi dan Religi dalam Cerita Rakyat Curug Cinulang Karya A. Setiawan dan U. Syahbudin

Authors

  • Rizal Faizal Ramdhani Universitas Sebelas April
  • Kuswara Universitas Sebelas April
  • Rizky Putri Utami Universitas Sebelas April

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38953

Keywords:

Cerita rakyat, Nilai Edukasi, Nilai Religi, Sikap Keberanian, Nilai Kepercayaan

Abstract

Pembelajaran apresiasi sastra di sekolah khususnya cerita rakyat merupakan materi pembelajaran yang harus dipelajari siswa. Terdapat banyak nilai-nilai kehidupan dalam sebuah cerita rakyat yang dapat diteladani oleh siswa, khususnya nilai edukasi dan religi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai edukasi dan religi, serta menentukan kelayakan cerita rakyat Curug Cinulang karya A. Setiawan dan U. Syahbudin. Penulis menggunakan metode deskriptif analisis teks. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen berupa analisis data nilai edukasi dan religi dalam cerita rakyat Curug Cinulang karya A. Setiawan dan U. Syahbudin dengan berpedoman pada norma agama dan norma masyarakat. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa dalam cerita rakyat Curug Cinulang karya A. Setiawan dan U. Syahbudin terdapat banyak nilai edukasi dan religi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Haviland, William. (1993). Antropologi. Jakarta: Erlangga.

Adisusilo, Sutarjo. (2012). Pembelajaran Nilai Karakter Konstruktivisme dan VCT sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Aminudin. (2002). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Percetakan Sinar Baru Algensindo Offset.

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Danandjaja, J. (2007). Foklor Indonesia Ilmu Gosip Dongeng dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Depdiknas. (2013). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

Faruk. (1999). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hidayat, Kosadi. (1991). Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Binacipta.

Koentjoroningrat. (2000). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Sinar Harapan.

Larupa, Mahmud, dkk. (2002). Struktur Sastra Lisan. Jakarta: Pusat Bahasa.

Mangunjawijaya, Y.B. (1982). Sastra dan Religiositas. Jakarta: Sinar Harapan.

Meleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution. (1998). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Tarsino.

Nurgiantoro, B. (2012). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ratna, N.K. (2004). Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rohmadi, Muhammad. (2005). Pragmatik Teori dan Analisis. Yogyakarta: Lingkar Media.

Rosyadi. (1995). Nilai-Nilai Budaya. Jakarta: CV. Dewi Sri.

Rusyana, Y. (1984). Bahasa dan Sastra dalam Gamitan Pendidikan. Bandung: CV. Diponegoro.

Saduloh, Uyoh. (2014). Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfabet.

Sahlan, Asmaun. (2002). Mewujudkan Budaya Religius. Malang: UIN-Malik Press.

Downloads

Published

2025-12-30