PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK IHWAL NAMA MAJID PUCUK KARYA T. AGUS KHAIDIR

Authors

  • Surya Iskandar Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Suhardi Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Tessa Dwi Leoni Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Zaitun Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Isnaini Leo Shanty Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Ahada Wahyusari Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41452

Keywords:

character education, short stories

Abstract

This study examines a published short story that has received the best award among other short stories selected by Kompas, and the short story "Ihwal Nama Majid Pucuk" by T. Agus Khaidir is rich in character education values. The purpose of this study is to conduct an in-depth description of the various character education values contained in the short story collection "Ihwal Nama Majid Pucuk" by T. Agus Khaidir. This research is qualitative and uses descriptive methods. The instrument used is the researcher himself, supported by an analysis guide table that helps the researcher summarize the data obtained. The data in this study are in the form of dialogue excerpts or sentences from the Short Story Collection "Ihwal Nama Majid Pucuk" by T. Agus Khaidir, which consists of 20 short stories. The data collection technique used to obtain research data uses listening and note-taking techniques. In this study, the researcher uses qualitative analysis techniques, which means data processing techniques used to understand complex phenomena. The steps in analyzing data are presenting the data to be analyzed, grouping the data and concluding related to the character education values contained in Character Education in the Short Story Collection "Ihwal Nama Majid Pucuk" by T. Agus Khaidir. Based on the analysis, the short story collection Ihwal Nama Majid Pucuk by T. Agus Khaidir comprehensively contains 18 character education values according to the Ministry of National Education, including religious, honest, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curiosity, national spirit, love of the homeland, respect for achievement, friendly/communicative, love of peace, love of reading, care for the environment, care for society, and responsibility. These values are conveyed implicitly through character conflicts, storylines, social settings, and narrative symbols that reflect the reality of life.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, R. (2021). Representasi kemandirian tokoh dalam cerpen Indonesia modern. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 145–156.

Anggraini, A., Tressyalina, & Noveria, E. (2018). Karakteristik Struktur Dan Alur Dalam Teks Cerpen Karya Siswa Kelas Xi Sma Negeri 2 Payakumbuh. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(3).

Anwar, C., Batubara, Suhardi, & Ahada, W. (2020). Analisis nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen Semua untuk Hindia karya Iksaka Banu. Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Anwar, M. (2020). Tanggung jawab jabatan dalam cerpen bertema sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 78–89.

Ardiansyah, F. (2021). Rasa ingin tahu sebagai indikator berpikir kritis tokoh cerpen. Jurnal Literasi, 5(1), 33–44.

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian. Bumi Aksara.

Azizah, N. (2020). Pendidikan karakter dan konflik batin tokoh sastra.

Budiyanto, H., & Mangun. (2010). Ilmu Pendidikan Islam. Griya Santr.

Dewi, L. P. (2019). Nilai cinta damai dalam sastra naratif Indonesia. Jurnal Humaniora, 31(2), 210–221.

Ega, W. K., Trianton, T., & Syahfitri, D. (2024). Mengungkap kekuatan pendidikan karakter dan nilai budaya dalam antologi cerpen Sampan Zulaiha karya Hasan Al-Banna. Jurnal EDUCATIO (Jurnal Pendidikan Indonesia), 10(1).

Fadli, M. (2022). Mitos dan rasionalitas dalam cerpen kontemporer Indonesia. Jurnal Kajian Sastra, 7(1), 1–12.

Fitriani, S. (2022). Kejujuran kolektif dalam cerpen simbolik. Jurnal Bahasa dan Sastra, 10(2), 98–109.

.

Hakim, A. (2020). Kemandirian ekonomi tokoh perempuan dalam cerpen. Jurnal Studi Gender, 12(1), 55–67.

Hamdani, S., & Gani, E. (2019). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Cerpen Koran Harian Singgalang Periode Januari-April 2019. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(3).

Hasanah, U. (2022). Rasa ingin tahu tokoh sebagai strategi naratif cerpen. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(1), 23–34.

Hidayat, R. (2020). Representasi tanggung jawab orang tua dalam cerpen keluarga. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 201–213.

Irawati, Milah, & Sahmini, M. (2019). Analisis Nilai Moral Pada Tokoh Dalam Cerpen “Keadikan” Karya Putu Wijaya Dengan Menggunakan Teori Sigmund Freud. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 2.

Jayanti, F., Surastina, & Permanasari, D. (2020). Kemampuan Menulis Puisi Modern Dengan Menggunakan Media Musik Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Gedong Tataan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia.

Kamelia, Hakim, E. O., Prianto, E. O., & Uwono. (2023). Peran Sastra Dalam Membentuk Identitas Kultural Dan Sosial Budaya. Jurnal Serina Sosial Humaniora, 1(3).

Kemendikbud. (2017). Penguatan pendidikan karakter (PPK). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kemendikbud. (2017). Penguatan pendidikan karakter (PPK). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kurniawan, D. (2022). Tokoh marginal dan kemandirian ekstrem dalam cerpen Indonesia. Jurnal Sastra Indonesia, 11(2), 130–141.

Kurniawan, H. (2019). Nilai kejujuran dalam sastra sebagai media pendidikan karakter. Jurnal Humaniora, 31(2), 178–187.

Kusuma, A. (2020). Kepedulian emosional dalam cerpen keluarga. Jurnal Psikologi Sastra, 4(2), 89–101.

Laila, N. (2021). Kejujuran reflektif tokoh utama dalam cerpen modern. Jurnal Bahasa dan Makna, 8(1), 41–52.

Lestari, D. (2021). Nilai tanggung jawab dalam cerpen bertema keluarga. Jurnal Pendidikan Moral, 6(2), 112–124.

Malik, A. (2016). Penelitian deskriptif untuk bidang pendidikan, bahasa, sastra, dan sosial-budaya. FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Maulana, R. (2020). Toleransi beragama dalam cerpen Indonesia mutakhir. Jurnal Multikultural, 5(1), 70–82.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Nugroho, A. (2020). Kejujuran tokoh melalui pengakuan masa lalu dalam cerpen. Jurnal Sastra dan Pendidikan, 9(2), 157–168.

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.

Nurhadi. (2018). Nilai cinta damai dalam sastra dan relevansinya dengan pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Moral, 5(1), 33–44.

Prakoso, Y. (2021). Disiplin hidup tokoh lansia dalam cerpen realis. Jurnal Kajian Budaya, 3(2), 95–106.

Pratama, A. (2020). Nilai peduli sosial dalam cerpen bertema bencana. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 7(1), 88–99.

Putri, A. R. (2021). Karakter kemandirian dalam karya sastra. Jurnal Literasi, 9(2), 120–129.

Putri, A., & Hasanah, U. (2021). Kepedulian sosial dalam karya sastra.

Putri, M. E. (2020). Permintaan maaf sebagai bentuk kejujuran interpersonal dalam cerpen. Jurnal Linguistik Terapan, 4(2), 120–131.

Rahayu, S. (2019). Pengendalian konflik sebagai wujud cinta damai dalam cerpen. Jurnal Sastra dan Perdamaian, 2(1), 14–26.

Rahmawati, D., & Supriyadi. (2020). Nilai kepedulian sosial dalam cerpen Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 14(2), 95–105.

Rahmawati, I. (2021). Religiusitas tokoh dalam cerpen Indonesia modern. Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 13(1), 45–58.

Rahmawati, L. (2019). Nilai moral dalam cerpen Indonesia.

Ridwan, M. (2020). Rasa ingin tahu dan proses berpikir tokoh sastra. Jurnal Pendidikan Literasi, 6(1), 53–64.

Roziqqi, Novitasari, & Munifah, S. (2024). Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Kumpulan Cerpen Kompas Id Edisi Bulan Maret 2024. LEKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2).

Roziqqi, Novitasari, & Munifah, S. (2024). Analisis nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen Kompas.id edisi Maret 2024. LEKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2).

Safitri, D. (2022). Kritik kepedulian semu dalam cerpen bertema sosial. Jurnal Kritik Sastra, 8(2), 100–112.

Salim, A. (2021). Religiusitas dan penerimaan diri dalam cerpen simbolik. Jurnal Teologi dan Sastra, 5(1), 27–39.

Saputra, E. (2020). Kemandirian tokoh miskin dalam cerpen realisme sosial. Jurnal Sastra Sosial, 4(1), 60–72.

Sari, N. (2019). Representasi cinta damai dalam cerpen Indonesia. Jurnal Humaniora dan Budaya, 15(2), 173–185.

Siregar, R. (2020). Tanggung jawab profesional dalam cerpen bertema kerja. Jurnal Etika Sosial, 3(2), 84–95.

Sugiyono. (2020). METODE PENELITIAN-Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Penerbit Alfabeta.

Suhardi, & Andheska, H. (2022). Pendidikan Karakter Dalam Sastra. CV. Budi Utama.

Suryani, T. (2021). Kerja keras sebagai nilai utama dalam cerpen rakyat modern. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 135–147.

Suyatno. (2018). Pendidikan karakter religius dalam pembelajaran sastra. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 45–56.

Suzetta Feby, T. K. N. (2023). Analis Makna Cerpen Dengan Pendekatan Objektif. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 1(1).

Syarifudin, M., & Nursalim. (2019). Strategi Pengajaran Sastra. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2).

Utami, P. (2021). Toleransi budaya dalam dialog cerpen berlatar tradisi lokal. Jurnal Bahasa Daerah, 9(2), 66–78.

Wahyuni, S. (2021). Konsekuensi pilihan hidup tokoh marginal dalam cerpen. Jurnal Sastra dan Masyarakat, 6(1), 90–101.

Wibowo, A. (2016). Pendidikan karakter berbasis sastra. Pustaka Pelajar.

Wibowo, A. (2016). Pendidikan karakter berbasis sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wibowo, A. (2018). Pendidikan Karakter dalam Sastra.

Wulandari, D. (2021). Nilai kejujuran dalam cerpen Indonesia kontemporer. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 10(1), 1–12.

Yuliana, R. (2021). Solidaritas emosional dalam cerpen simbolik. Jurnal Psikologi Humanistik, 5(2), 109–121.

Downloads

Published

2026-01-27

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>