PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI SDN KEDUNGPANE 01 SEMARANG

Authors

  • Nikmah Universitas PGRI Semarang
  • Suyitno Universitas PGRI Semarang
  • Ikha Listyarini Universitas PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39716

Keywords:

membaca permulaan, Problem Based Learning, literasi dasar, pembelajaran Bahasa Indonesia

Abstract

Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) SD Negeri Kedungpane 01 Semarang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, 2025. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas I, yang ditunjukkan oleh kesulitan mengenali huruf, kurang tepat dalam mengeja, membaca dengan terbata-bata, serta lemahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Selain itu, pembelajaran di kelas masih berpusat pada guru dan belum melibatkan media serta strategi yang mampu mengaktifkan siswa.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Kedungpane 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas I semester genap tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes kemampuan membaca permulaan, wawancara, dan dokumentasi.     Instrumen penilaian mengacu pada empat aspek membaca permulaan, yaitu pengenalan huruf, kemampuan mengeja, kelancaran membaca, dan pemahaman isi bacaan.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah diterapkannya PBL. Nilai rata-rata pra-siklus sebesar 2,18 meningkat menjadi 2,83 pada siklus I, dan kembali meningkat menjadi 3,48 pada siklus II. Peningkatan tersebut didukung oleh hasil observasi aktivitas siswa yang menunjukkan keterlibatan yang lebih tinggi dalam membaca, berdiskusi, serta memahami isi bacaan. Dengan demikian, penerapan Model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Kedungpane 01 Semarang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Y. (2016). Pembelajaran literasi: Strategi dan praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arends, R. (2019). Learning to teach (11th ed.). New York: McGraw-Hill.

Arikunto, S. (2020). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Ausubel, D. (2000). Educational psychology: A cognitive view. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Dalman. (2017). Keterampilan membaca. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Dewi, R. (2021). Peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui media kartu kata pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 113–122.

Fitriani, S. (2020). Penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas awal. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(1), 45–54.

Hmelo-Silver, C. (2017). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 29, 261–283.

Ibrahim, M., & Nur, M. (2018). Pembelajaran berbasis masalah. Surabaya: Unesa University Press.

Kemdikbud. (2016). Pedoman pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemdikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Capaian pembelajaran dan panduan pembelajaran. Jakarta: Kemdikbudristek.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2000). The action research planner. Victoria: Deakin University Press.

Lestari, T., & Rahmawati, I. (2019). Implementasi model PBL untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(2), 67–75.

Lestari, W. (2022). Pengaruh lingkungan literasi sekolah terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas rendah. Jurnal Cakrawala Pendidikan Dasar, 6(1), 22–31.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage.

Piaget, J. (1972). The psychology of the child. New York: Basic Books.

Pratiwi, E. (2023). Efektivitas Problem Based Learning berbasis teks bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(1), 1–10.

Rahim, F. (2018). Pengajaran membaca di sekolah dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Rahayu, N. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 89–98.

Samsudin, A. (2020). Tantangan pembelajaran membaca pada kelas awal sekolah dasar. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 15(1), 34–42.

Suryani, W. (2022). Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Riset Pembelajaran Bahasa, 4(2), 101–110.

Susanto, A. (2022). Meningkatkan kemampuan membaca melalui model pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(1), 55–63.

Suprijono, A. (2020). Cooperative learning: Teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Supriyadi. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Kependidikan Dasar, 12(1), 15–23.

Suyatno, S. (2019). Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Surabaya: Unesa University Press.

Tarigan, H. G. (2018). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Trianto. (2019). Model-model pembelajaran inovatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wulandari, S. (2020). Pengembangan motivasi membaca siswa melalui pembelajaran literasi berbasis cerita anak. Jurnal Pendidikan Bahasa, 4(2), 77–85.

Downloads

Published

2026-01-04

Most read articles by the same author(s)